Sunday, April 8, 2012

Jika Mendidik , Biar Sejak Kecil

Assalamualaikum w.b.t buat semua pembaca . 

Pernah baca atau dengar pantun ini atau tidak ?
Senyum manis si anak dara , 
Petik kelapa di tepi muara ;
Indah sungguh budi bahasa ,
Didikan keluarga sejak muda .


Alhamdulillah , hari ini Eyza masih berpijak di atas bumi yang nyata . Dengan izinNya , masih lagi jemari ini berusaha mencoretkan senikata yang ada di minda . Banyak sangat benda yang nak diluahkan sehingga tidak terkata banyaknya . Namun , apakan daya , Eyza hanya manusia biasa .

Amanah Allah yang tidak ternilai bagi sepasang penghuni syurga . Merekalah pengikat perhubungan dan tanda cinta bagi mempelai bahagia . Dengan akad nikah yang suci , mengikat dua hati untuk melabuhkan tirai jihad ukhrawi dengan melahirkan khalifah di muka bumi . Itulah dia yang dinamakan anak .

Al-Afnaf Bin Qias menjawab apabila Khalifah Muawiyah bertanya kepadanya tentang anak : “Wahai Amirul Mukminin! Adapun anak itu ialah buah hati kita, tulang belakang kita. Kita ini adalah bumi yang lebar tampanya berpijak, langit tempat mereka berlindung teduh dan bernaung dari kerananyalah berani kita menempuh kesukaran bagaimana sulit. Dari itu bila mereka meminta, berikan, bila mereka kecewa, senangkan hatinya agar di balasinya dengan cinta pula dan hargainya kepayahan kita.”
Manis senyuman , penyejuk mata .


Jika baik tingkah ibu bapa , maka lahirlah anak yang bertatasusila  sebagai hasilnya . Genetik ibu dan bapalah menghasilkan karakter yang ada pada diri anak-anak . Sudah menjadi tanggungjawab ibu bapa mencorakkan jiwa anak-anak mereka bagi membentuk keperibadian berasaskan Al-Quran dan As-Sunnah.
“Sesungguhnya Allah akan bertanya kepada setiap penanggungjawab akan tanggungjawabnya, apakah mereka telah memeliharanya atau mensia-siakannya.” (Riwayat Ibnu Hibban)
 
"Dale hok burok , ado hok comei " -sedutan filem Bunohan


Comelkan baby di atas ? Bagi Eyza , seandainya kita dapat mendidik mereka dari kecil , sudah semestinya mereka akan menjadi kuat pada masa akan datang . Lengkapkan diri kita dahulu sebelum mencuba melengkapi hidup insan lain . Dengan izinNya , pasti kita mampu mencorakkan jiwa mereka =)

Mampukah kita menjadi suri teladan bagi anak-anak? Berjayakah kita mendidik mereka sehingga mereka mampu mendoakan kesejahteraan kita apabila kita meninggal dunia ? Tepuk dada , tanya iman . Sesungguhnya iman menentukan segalanya ! (:


Sampai di sini sahaja pertemuan di warkah ini .
Sekian , terima kasih .
Eyza@Hafizatul Asyrah


p/s: I'm just reached from Langkawi this evening on 3.35pm . 
Alhamdulillah , it was the best moment to me!
Sanah helwah, Mama =)

2 serangan:

✽ ⓔ ⓔ ⓘ ⓨ ⓢ ⓢ ✽ said...

(^___^)

Hafizatul Asyrah said...

@✽ ⓔ ⓔ ⓘ ⓨ ⓢ ⓢ ✽

=)

Post a Comment

Berikan sebarang cadangan dan pendapat anda di sini . Setiap komen anda sangat dihargai . =)